Panduan Singkat Mencetak Decal Kreasi Sendiri.
(Homemade Decals)
Halo Teman-teman yang kusayangi dan kucintai pecinta Model Kit diseluruh dunia.
Nama saya Momo, ingin berbagi pengalaman, tips, dan panduan dasar/garis besar dalam membuat
decal sendiri, alias homemade decals.
Decal (baca: dii-kell) aftermarket di Indonesia tergolong cukup komplit dan bervariasi, bahkan sudah
ada beberapa decal produk lokal. Namun ada kalanya kita perlu decal yang unik yang tidak ada dipasaran
dan terpaksa, mau tidak mau harus kita cetak sendiri.
Perlu sedikit kemauan untuk memulai, keberanian untuk mencoba, dan cukup kesabaran dalam proses
membuat decal kreasi sendiri, karena memang pada dasarnya membuat homemade decal ini memang
gampang-gampang susah.
Oke deh, tanpa banyak basa-basi, saya mulai saja langsung. Bahan-bahan yang diperlukan:
1. Printer (inkjet atau laser)
2. Pinset, cutter, gunting, tissue & korek kuping
3. Tamiya Clear spray atau Pylox clear
4. Gunze Sangyo Mr. Mark Setter & Mark Softer (kalau ada)
5. Hair Dryer (kalau ada)
6. Cairan Badger Model Flex Liquid Decal Film atau MicroScale Liquid Decal Film (kalau ada)
7. Kertas Decal - tentunya! (Nggak mungkin pakai daun pisang 'kan? Emangnya bikin lemper)
Langkah-langkah Pembuatan:
- Rancang gambar/desain anda di software photo editing favorit anda (Photoshop, Corel Draw dll.)
PAPER TYPE : PLAIN PAPER RESOLUTION: 300dpi, PRINT QUALITY : DRAFT). Tujuannya agar kita bisa melihat
kekurangan2, perbedaan warna dll, sebelum kita cetak diatas Decal Paper. Selain menghemat tinta printer juga
menghindari kemungkinan salah cetak pada kertas decal kita yang kita sayang-sayang benar (soale langka, mahal pulak)
- Periksa hasil cetakan awal, lalu perbaiki bagian yang kurang/perlu ditambah/dikoreksi.
- Setelah puas dengan desain anda, berikutnya ubah setting-an printer menjadi PRINT QUALITY : FINE, PAPER TYPE:GLOSSY PHOTO PAPER)
- Print decal kreasi anda.
- Selesai diprint, keringkan hasil cetakan (jangan dipegang sampai benar-benar kering). Untuk mempercepat proses
pengeringan tinta printer, pergunakan hair dryer (milik istri anda atau istri tetangga : P). Alternatif lain, dijemur dipanas matahari (15 menit atau lebih)
- Setelah yakin betul tinta telah kering, semprotkan Tamiya Clear, Testor's Glosscote Lacquer atau Pylox Clear (semua sama) Semprotkan 3-4 lapis untuk kekebalan terhadap air. Lagi, keringkan dengan hair dryer (milik istri anda atau istri tetangga : P). Alternatif lain, dijemur dipanas matahari (15 menit atau lebih). Lebih lama lebih baik.
- Untuk tambahan kekebalan terhadap air, lapisi permukaan decal (bagian yang akan dipakai/digunting saja) dengan Larutan Penyegar Cap Kaki Tiga ...oh maaf!, ...larutan Model-Flex Liquid Decal Film (keluaran Badger) atau produk yang sama keluaran MicroScale. Tapi ini bukan suatu keharusan, opsional saja, agar decal tidak mudah retak/sobek.
- Tinggalkan decal paper anda mengering selama1-3 hari untuk pengeringan maksimal.
- Lalu seperti decal biasa, gunting bagian decal yang anda akan pergunakan, rendam dalam air hangat, selama kurang lebih
5-10detik. (Usahakan jangan terlalu lama, karena tidak seperti decal biasa, decal paper sangat rentan terhadap air. Setebal apapun clear coat anda, kemungkinan air masuk kedalam kertas/tinta cetakan decal tetap ada).
- Setelah decal lepas dari backing papernya, letakkan decal pada kit diposisi yang anda inginkan.
- Puas dengan posisi decal, SEGERA keringkan decal dengan tissue kering dan biarkan mengering.
- Terakhir, lindungi decal dengan Glosscote Lacquer atau Tamiya Clear.
- Selesai. Gampang 'kan?
CATATAN PENTING :
- Cairan Mark Softer atau Micro Sol amat sangat TIDAK DIANJURKAN karena dari pengalaman pribadi, cairan ini akan tembus ke lapisan Clear dan melunturkan tinta printer.
- Printer Inkjet dan Laserjet TIDAK menyemprotkan tinta putih. Jadi perhatikan benar, jika anda ingin mencetak decal dimana didalamnya terdapat warna putih, gunakan decal paper berwarna putih. Jika anda ingin mencetak tulisan, serial number pesawat cukup pergunakan decal paper transparan.
- Jika anda memiliki printer ALPS akan amat sangat membantu, karena printer ini menyemprotkan tinta putih (tapi karena printer ini langka dan harganya relatif tidak terjangkau, printer ini amat sangat tidak dianjurkan karena sayang duitnya, mending diberikan kepada saya saja)
- Jika anda memiliki atau berencana mencetak decal anda dengan Laserjet printer, harap berhati-hati karena decal paper bisa/sering meleleh/lumer di Roller Drum printer tersebut. Nah kalau urusan Laserjet ini, saya tidak terlalu paham. Karena saya tidak punya laserjet, cuma minjem, hehehe.
Demikian teman-teman, pengalaman saya membuat homemade decals.
Mungkin perlu saya ingatkan kembali, petunjuk pembuatan decal diatas tadi adalah garis besar (simplified) saja. Untuk detail-detail, langkah-langkah advanced membuat homemade decal ini tidak mungkin saya paparkan disini karena akan terlalu panjang dan bertele-tele.
Jadi jika Anda memiliki pertanyaan, seputar tips and trick seputar homemade decal ini, silakan message saya secara langsung (tentu saja dengan tarif tertentu) : P Huehueueuheuehuehuehuehuheuhe! bercanda kawan!
Berhubung belum sempat motret-motret, foto-foto contoh decal buatan saya akan saya upload belakangan alias menyusul.
Proyek ini masih trial & error bagi saya. Saya sendiri masih meraba-raba untuk mencapai hasil yang sempurna (bukan meraba-raba bagian tertentu tubuh wanita : P)
Jadi saran saya bagi teman-teman modeler: BERANIKAN DIRI UNTUK BER-EKSPERIMEN. Coba dan coba terus. Hasil cetakan saya pun masih belepotan sana-sini. Jadi kalau ada saran, masukan ataupun traktiran ABUBA atau TONY ROMAS, saya akan sangat berterimakasih : P
Demikian semoga bermanfaat bagi seluruh umat Manusia pehobi Model Kit.
Hidup Model Kit! Peace on Earth!


wah,,bagus nih triknya,,makasih mas,,
btw,,kalo kertas decal itu susah dapetnya gak yah?saya tinggal di Bandung nih,,agak was2..
hehehehe
Pengalaman saya, klo ketebelan clear-nya, jadi decalnya tebal & gk fleksible Mas Momo, hrs cari ketebalan yg pas supaya tdk luntur tp juga gk tebal.
Eh, saya pernah pake decal putih, sy clear pake future, tunggu kering 1 hr, pas mau ditempel, dicelup ke air, malah mengkerut & gk mau lepas dr kertasnya. Pernah nemu yg begini Mas Momo? Padahal dgn decal clearnya, step yg sama, gk ada masalah lho.
mas momo printer ALPS itu kayak apa ya?di jakarta ada kah yang jual? berapa harganya?
itu traktiranya di abuba apa ababu...he..he..he bercanda ya mas momo yang cakep dan baik hati juga tidak sombong